Jumat, 11 Oktober 2013

Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil

    A.  Kewiraswastaan, Wiraswasta, Wiraswatawan

         Pengertian Kewiraswastaan
           Kewiraswastaan adalah kemampuan dan kemauan seseorang untuk berisiko menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu, uang, dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil.
       
           Pengertian Wiraswasta
           Wiraswasta menunjuk kepada pribadi tertentu yang secara kualitatif lebih dari kebanyakan manusia pada umumnya, yaitu pribadi yang memiliki kemampuan untuk berdiri diatas kemampuan diri sendiri, mengambil keputusan untuk diri sendiri, menetapkan tujuan atas dasar pertimbangan sendiri, menggerakkan perekonomian masyarakat untuk maju kedepan.
  
            Pengertian  Wiraswastawan
            Jika dilihat secara etimologis, istilah wiraswastawan berasal dari tiga kata, yakni "wira", "swasta", dan "wan". Wira memilki arti berani, utama,atau perkasa. Swasta ternyata berasal dari dua kata, yakni "swa" dan "sta". Swa berarti sendiri dan sta berarti berdiri. jadi, "swasta" dapat dimaknai berdiri diatas kekuatan sendiri. Sedangkan wan memiliki arti tuan. Dengan melihat etimologis diatas, bisa diambil pengertian "wiraswastawan" adalah seseorang yang memiliki dorongan untuk menciptakan sesuatu yang lain dengan menggunakan waktu dan kegiatan, disertai modal dan resiko, serta menerima balas jasa dan kepuasan dan kebebasan pribadi atas usahanya tersebut.

    B. Perusahaan Kecil Dalam Lingkungan Perusahaan

           Perusahaan kecil dalam lingkungan perusahaan ialah perusahaan kecil yang telah memiliki managemen perusahaan tingkat perusahaan besar. Dapat kita lihat bila kita ingin membuat sebuah perusahaan, itu semua harus dimulai dari yang kecil. Karena dengan sejalannya perusahaan, maka perusahaan yang kita buat pun bukan musatahil untuk menjadi perusahaan yang besar.

    C. Perkembangan Franchising di Indonesia

        Di Indonesia, sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yaitu dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Perkembangan kedua dimulai tahun 1970-an, yaitu dengan dimulainya sistem pembelian lisensi plus, yaitu franchisee tidak sekedar menjadi penyalur, namun juga mempunyai hak untuk memproduksi produknya. Agar waralaba dapat bekembang dengan pesat, maka persyaratan utama yang harus dimiliki satu teritori adalah kepastian hukum yang mengikat, baik bagi franchisor maupun franchisee.
         Perkembangan waralaba di Indonesia, khususnya dibidang rumah makan siap saji sangat pesat. Hal ini dimungkinkan karena para pengusaha kita yang berkedudukan sebagai penerima waralaba (franchisee) diwajibkan mengembangkan bisnisnya melalui master franchise yang diterimanya dengan cara mencari atau menunjuk waralaba lanjutan. Dengan mempergunakan sistem piramida atau sistem sel, suatu  jaringan format bisnis waralaba akan terus berekspansi.

    D. Ciri-ciri Perusahaan Kecil

        Ciri-ciri perusahaan kecil dan menengah di Indonesia, secara umum adalah: 
  • Manajemen berdiri sendiri, dengan kata lain tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilikdengan pengelola perusahaan. Pemilik adalah sekaligus pengelola dalam UKM.
  • Modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik modal.
  • Daerah operasinya umumnya lokal,walaupun terdapat juga UKM yang memiliki orientasi luar negeri, berupa ekspor ke negara-negara mitra perdagangan.
  • Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset,jumlah karyawan, dan sarana dan prasarana yang kecil.  
 E. Perbedaan Antara Kewirausahaan dan Bisnis Kecil
    Perbedaan dasar antara pemilikan bisnis kecil dan wirausahawan adalah asprasi - keinginan wirausahawan untuk memulai suatu bisnis dan menumbuhkannya. Kebanyakan wirausahawan yang sangat sukses biasanya banyak akal dan mempunyai perhatian terhadap hubungan pelanggan; yang dewasa ini sering menjadi pemimpin yang berpikiran terbuka yang mengandalkan jaringan, rencana bisnis, dan konsensus, serta tidak membedakan gender.

     

Sumber
http://putripertiwimintop.wordpress.com/2012/10/08/kewiraswastaan-wiraswasta-wiraswastawan/
http://dahlia-lya.blogspot.com/2012/01/bab-iv-kewiraswastaan-dan-perusahaan.html
http://wahidsyahbani.blogspot.com/2012/10/perusahaan-kecil-dalam-lingkungan.html
http://slideshare.net/msahuleka/bab-4-memahami-kewirausahaan-dan-kepemilikan-bisnis-baru
http://rahmanelieser.blogspot.com/2010/10/4-ciri-ciri-kewirausahaan-kecil.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar